Sabtu, 04 Oktober 2014

PEMERIKSAAN AKUNTANSI "TUGAS 2"



Pemeriksaan dilakukan secara kritis dan sistematis. Maksud dari secara kritis yaitu pemeriksaan harus dipimpin oleh seorang yang bergelar akuntan dan mempunyai ijin praktek sebagai akuntan publik dari Mentri Keuangan agar hasil dari pengauditan tersebut dapat dipercaya. Sedangkan maksud dari sistematis yaitu, akuntan publik harus merencanakan pemeriksaannya sebelum proses pemeriksaan dimulai dengan membuat audit plan.
Menurut Agooes (2004) Auditing adalah suatu pemeriksaan terhadap laporan keuangan ,catatan pembukuan dan bukti-bukti.

  • Laporan keuangan :Neraca,r/l,modal,arus kas,catatan atas laporan keuangan
  • Catatan pembukuan : Buku besar dan buku pembantu
  • Bukti-bukti pendukung : Bukti catatan kas , voucer dan fatur
  • Dokumen lain yang diperiksa : Notulen,rapat perjanjian,kredit dll


Prinsip etika :

  • Integritas : harus adil dan berterus terang dalam menjalankan praktiknya 
  • Objektivitas : tidak berpihak disatu sisi 
  • Kompetensi profesional dan kecermatan 
  • Kerahasiaan 
  • Perilaku profesiona
Tujuan audit : untuk menyatakan pendapat atas kewajaran

KAP :

E & Y 
  1. DELLOIT 
  2. PWC 
  3. KPMG 
Tugas Kantor Audit Pajak :
  • Mengaudit 
  • Jasa pajak 
  • Konsultasi manajemen  
  • Akuntan & Banking  




Asersi : pernyataan manajemen yang tekandung di dalam komponen laporan keuangan

Sifat

  1. Implisit : tidak nyata 
  2. Eksplisit : nyata (secara detail)


Asersi manajemen dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. Keberadaan / keterjadian (exstence or accurance) 
  2. Kelengkapan (completeness) 
  3. Hak dan kewajiban (rights and obligation) 
  4. Penilaian (valuation) / lokasi 
  5. Penyajian dan pengungkapan (presentation and disclosure)











Sabtu, 27 September 2014

PEMERIKSAAN AKUNTANSI



Nama    :Lenny Kurniasih
Kelas     :2EB24
Npm      :24212178

# Audit adalah pemeriksaan laporan keuangan/mengevaluasi dan mengumpulkan bukti  informasi dengan criteria yang telah ditetapkan oleh orang yang kompeten dan independen.



# Kriteria tertentu

  • GAAP atau Generally Accepted Accounting Principles adalah kumpulan konsep, standar, prosedur, metode, konvensi, kebiasaan dan praktik yang dipilih dan dianggap berterima umum di Amerika. 
  •   PSAK atau Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan adalah standar yang digunakan untuk pelaporan keuangan di Indonesia.

# Bukti – bukti Audit

  •    Kesaksian lisan (Pihak klien) 
  •  Komunikasi tertulis dengan pihak luar 
  • Observasi oleh auditor 
  • Data elektronik dan data lain tentang transaksi





# Tujuan Audit :

  •    Mengurangi resiko informasi
*Sebab – sebab resiko informasi :

  •  Jauhnya informasi 
  •   Bias dan motif pihak penyelidik 
  •  Data yang sangat banyak
  • Transakti pertukaran yang kompleks
*Cara mengurangi resiko 

  •   User mengverivikasi informasi 
  •  Pengguna berbagi informasi dengan manajemen
  • Tersedianya laporan keuangan yang telah diaudit

# Jasa Assurance

·         Jasa professional idependen yang meningkatkan kualitas informasi bagi para pengambil keputusan
*Jasa yang disediakan adalah KAP mengeluarkan laporan yang reabilitas untuk pihak lain dibagi menjadi 5 :

  • Audit atas laporan
  • Atesi mengenai pengendalian internal atas laporan keuangan
  • Review laporan keuangan 
  •   Jasa atestasi mengenai teknologi informasi 
  •   Jasa atestasi lain yang dapat ditetapkan pada berbagai permasalahan
# Jasa non Assurance

  1. Jasa akuntasi dan pembukuan
  • Jasa pajak 
  •  Jasa konsultan manajemen 
  •   Audit lingkungan 
  •  Penilaian nresiko kecurangan atau illegal
# Jenis – jenis Audit

  1. Audit Operasional
*Mengevaluasi efisiensi dan efektifitas operasional organisasi
Contoh: Audit operasional gaji
  •  Informasi : Jumlah catatan gaji yang diproses atau bulan
  • Kriteria : Standar perusahaan depatemen penggajian 
  •   Bukti – bukti : Laporan kesalahan,catatan gaji, dan biaya pemesanan gaji
2.  Audit Ketaatan ( Complience Audit)
*Contoh : Perusahaan memperpanjang pinjaman dibank
  •   Informasi : Catatan perusahaan 
  •   Kriteria : Ketentuan perjanjian pinjaman
  • Bukti – bukti : Laporan keuangan dan perhitungan auditor
 3. Audit Laporan Keuangan
*Contoh : Audit laporan keuangan BCA
  •  Informasi : Laporan Keuangan BCA
  • Kriteria : GAAP 
  •  Bukti – bukti : Dokumen,catatan dan sumber bukti dari keuangan














Minggu, 06 Juli 2014

KERANGKA KARANGAN



NAMA :Lenny Kurniasih      

Kelas   :2EB24

Npm    :24212178

 

Topik              : Bagaimana Cara Auditor Memeriksa Aspek Going Concern Perusahaan?

Tujuan           :Mengetahui dalam proses audit, auditor diharapkan untuk mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam menjaga kelangsungan hidupnya (continue to going concern), minimal untuk satu tahun buku ke depan
Rumusan Masalah    : Apakah laporan keuangan yg disajikan oleh manajemen akurat, tidak mengandung material misstatement dan tidak manipulatif?
Aspek yang diteliti     :
a.       Status Going Concern Bagi Pengguna Laporan Keuangan
b.      Teori Keagenan dan Audit
c.       Peranan Auditor Dalam Memeriksa Aspek Going Concern Auditee
d.      Cara Auditor Pemeriksaan Aspek Going Concern
e.       Mengevaluasi Rencana Manajemen Perusahaan
f.       Mengevaluasi Forecast dan Budget Perusahaan
g.      Opini Auditor Terkait Aspek Going Concern
h.      Variabel-Variabel Penting Yang Berpengaruh Terhadap Opini Going Concern
Metode penelitian      :Melalui survey langsung beberapa wawancara dan buku

·         (SAS 59 (AU 341) Paragraf 13):
·         tahun 1978, the Commission on Auditors’ Responsibilities (CAR)